Dasar-dasar membangun VPS

Pengetahuan Dasar VPS dan Cara menggunakan VPS untuk Website

Virtual Private Server secara pengertian dan penjelasan dengan teoritis telah dibahas pada halaman di sini, apa itu vps ?

Selanjutnya adalah dasar-dasar cara menggunakan VPS secara teknis dan praktik online. Adapun tahapan-tahapan awal yang perlu dipersiapkan dalam membangun VPS milik sendiri adalah sebagai berikut:

1. Mempunyai VPS / VDS

Anda bisa mendapatkan server VPS di banyak provider dan silakan bisa anda pilih sendiri. Namun jika mau order di tempat kami juga bisa anda dapatkan dengan mudah dan aktivasi cepat (hanya dalam waktu -+ 2 jam atau maksimal hingga 1 x 24 jam VPS yang anda order sudah bisa aktif). Kita bisa Beli VPS USA Murah atau VPS IIX Murah di sini.

2. Operation System

vps machineVPS tersebut layaknya sebuah mesin komputer (CPU) yang masih baru dan belum ada terinstall software OS (Operation System), tetunya VPS pun belum ada apa-apanya dan belum bisa kita gunakan karena masih blank. Dengan demikian diperlukan installasi OS pada VPS yang akan kita gunakan tersebut. Adapun pilihan OS yang mau kita install memang sangat bergantung sekali pada tujuan awal anda mau menggunakan VPS itu untuk kepentingan apa? Sehingga pilihan installasi OS di awal pembuatan VPS ini pun sangat penting sekali untuk diperhatikan. OS yang umum ditemui yang bisa diinstall pada VPS itu adalah Windows atau Linux. Untuk installasi OS Windows pada VPS tentunya harus memiliki license berbayar dari windows (microsoft) dan yang bersangkutan. Sementara untuk OS Linux itu banyak distro yang Free-Gratis License, contohnya: centOS, Debian, Gentoo, Fedora, Ubuntu, OpenSuse, dan sebagainya. Dalam hal ini juga tidak semua penyedia VPS bisa diinstallkan OS windows, karena itu tergantung dari node servernya, oleh karena itu sebelum anda melakukan order sebaiknya ditanyakan dulu ke providernya apakah VPS nya bisa diinstall untuk OS yang dimaksud.

Dalam pembahasan kali ini, kita akan menggunakan installasi VPS dengan OS Linux centOS. Untuk installasi OS pada VPS ini biasanya langsung diinstallkan oleh provider penyedia VPS nya. Jadi berikan juga Notes kepada provider ketika anda order VPS tentukan pilihan OS Linux yang ingin anda installkan (misal: centOS 5.8 yang 32 bits) atau yang lainnya sesuai dengan selera, kebutuhan, dan kemahiran anda masing-masing.

3. Alat-alat Remote VPS

Ketika VPS kita sudah sukses diinstal Linux centOS, sukses diaktivasi oleh penyedia VPS dan sudah online di internet, selanjutnya adalah kita akan mengendalikan VPS dari jarak jauh (remote). Alat untuk remote VPS ini yang paling mendasar adalah akses root, bisa dengan menggunakan software yang dinamakan PuTTy. Software PuTTy ini berguna dalam shell akses ke root VPS kita. Untuk mendapatkan PuTTy bisa download di sini.

4. Panel Kontrol

Panel Kontrol dalam sebuah VPS juga sangat banyak sekali yang bisa kita gunakan, mulai dari kontrol panel yang Gratis hingga kontrol panel yang harus menggunakan license berbayar. Kontrol panel ini nantinya akan sangat berguna bagi VPS yang dibangun untuk tempat menampung website-website. Berikut adalah beberapa Kontrol panel yang bisa kita temukan dan gunakan pada VPS:

Kontrol Panel Gratis

  • Kloxo
  • Webuzo
  • Webmin + Virtualmin
  • LAMP
  • Virtual Box
  • … dan sebagainya.

Kontrol Panel Berbayar

  • cPanel WHM
  • Direct Admin
  • enKompass
  • Parallels Plesk
  • … dan sebagainya.

5. Domain

Pendukung utama yang tak kalah pentingnya untuk sebuah website dalam VPS kita adalah nama domain. Penggunaan nama domain tiada lain adalah agar website kita mudah dikenali dan diakses via browser di internet. Dapatkan Domain Murah (international) atau Domain Murah Indonesia, di sini.

Tagged , , , . Bookmark the permalink.

One Response to Dasar-dasar membangun VPS

  1. sandhy says:

    bagaimana cara menggunakan vps untuk apllikasai seperti mig33.thak you gan

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>