Cara install logwatch di CentOS

Bagaimana cara install logwatch di centOS ?

Langsung saja login SSH root server / VPS anda, kemudian ketikkan

cd /root

Remove logwatch yang pernah ada

rpm -e logwatch

Download logwatch versi terbaru:

wget ftp://ftp.kaybee.org/pub/redhat/RPMS/noarch/logwatch-7.3.6-1.noarch.rpm

install logwatch dengan perintah berikut:

rpm -i logwatch-7.3.6-1.noarch.rpm

Edit konfigurasi logwatch dengan perintah berikut:

nano /usr/share/logwatch/default.conf/logwatch.conf

Cari baris line yang berisi

MailTo = root

Scroll ke bawah atau lebih simple tekan tombol “CTRL + w” kemudian ketik mailto = root¬† untuk menemukan baris yang script yang dimaksud.

Ganti mailto = root menjadi mailto = emailsaya@namadomainku.com

Simpan (Save) dan keluar.

Dengan demikian email anda akan menerima notifikasi dari log servernya.

 

Cara menambah Domain pada Kloxo

Bagaimana cara menghubungkan domain dengan kontrol panel Kloxo?

Setelah kita sukses setting membuat DNS Templates Kloxo, selanjutnya untuk menambahkan domain pada kloxo, langsung saja login kontrol panel kloxo admin.

Kemudian masuk ke menu Domains —> Domains —> Click Here to Add, masukkan nama Domain yang akan digunakan website dan setelah mengisi lengkap, klik tombol Add.

01-add-domain

Setelah sukses nanti akan muncul list nama domain yang berhasil ditambahkan ke dalam kontrol panel Kloxo seperti berikut ini.

Notes: Jangan lupa mengarahkan Domain ke Name Server Kloxo yang sudah pernah dibuat sebelumnya.

Demikian selesai sudah menggabungkan/menghubungkan sebuah domain pada Kloxo. Sangat mudah bukan? ūüôā

 

Cara Setting Private Domain Name Server – Private DNS

Bagaimana cara setting Private Name Server Domain?

Melengkapi artikel tutorial sebelumnya mengenai DNS Templates Kloxo, selanjutnya diperlukan juga setting dalam kontrol panel domain ini Private NS (Name Server) yang akan digunakan.

Login ke dalam kontrol panel domain anda: masuk ke menu Manage Orders —> List/Search Orders (klik) dan akan muncul list nama domain yang anda miliki di tampilan sebelah kanan, klik lagi nama domainnya.

01-klik-domain

Kemudian klik menu Child NameServer;

02-klik-childnameservers

Masukkan NameServer yang anda inginkan dan IP VPS (server) dan klik tombol [mantra-button-color url=”#” color=”#47AFFF”]¬†Save [/mantra-button-color].

03-input-IP-NS

Masuk kembali ke menu Name Servers untuk mengganti NS domainnya, klik Name Servers

04-nameservers

Update/ Ganti Name Server domain dengan Private NS (Name Server) yang sudah dibuat tadi sebelumnya, klik tombol [mantra-button-color url=”#” color=”#47AFFF”] Update Name Servers [/mantra-button-color].

05-update-ns

Demikian selesai sudah Setting Private Name Server Domain.

Cara membuat DNS Templates pada Kloxo – setting DNS kloxo

Bagaimana cara setting DNS pada Kloxo?

Setelah kita berhasil meng-install kloxo pada VPS dengan Operating System Linux centOS, selanjutnya perlu dibuat sebuah DNS Templates di dalam kontrol panel Kloxo ini yang berguna nantinya untuk Assign nama domain yang akan dipakai buat website. Nama domain ini cukup diarahkan ke Name Server yang dibuat pada DNS Templates Kloxo berikut ini.

Pertama langsung saja login ke dalam kontrol panel Kloxo admin, kemudian masuk ke menu Resources —> DNS Templates —> Add DNS Template.

01-add-dns-template

Masukkan pada kolom nama DNS template yang anda inginkan, serta masukkan IP VPS nya dan tulis NameServer yang anda inginkan (misal ns1.domainanda.com dan ns2.domainanda.com) .

02-add-dns-template

Setelah selesai, klik tombol Add. Jangan lupa untuk setting Child NameServer pada kontrol Domain juga dimasukkan IP VPS nya, agar nantinya Primary DNS dan Secondary DNS pada kloxo ini bisa berfungsi dan digunakan.

03-add-dns-template

Demikian selesai sudah membuat /setting DNS ( Domain Name Server) pada kloxo.

 

Cara install Kloxo pada VPS centOS

Bagaimana cara install kloxo pada VPS centOS ?

Install kloxo pada VPS dengan Operating System berbasis Linux centOS 5.x ini caranya cukup mudah dan bisa anda lakukan sendiri dengan mengikuti cara-cara yang akan disampaikan pada tutorial berikut ini. Silakan disimak dan kalau perlu langsung dipraktekkan saja di VPS nya biar langsung lancar dan tokcer ūüôā

Pertama anda login VPS melalui akses root via SSH (biasa menggunakan software PuTTy, kalau belum punya anda bisa download filenya putty.exe di sini).

Pastikan port 7777 dan 7778 terbuka,

vi /etc/sysconfig/iptables

Kemudian ketikkan
-A RH-Firewall-1-INPUT -m state –state NEW -m tcp -p tcp –dport 7778 -j ACCEPT
kemudian tekan Esc, kemudian :, kemudian w dab q dan tekan enter–> Esc :wq

Selanjutnya untuk men-disable setenforce ketikkan

setenforce 0

Download file installer kloxo, Ketik lalu enter

wget http://download.lxcenter.org/download/kloxo/production/kloxo-installer.sh

Ketik lalu enter

sh ./kloxo-installer.sh —type=master

Proses installasi akan berlangsung… tekan any key utk proses lanjut installasi kloxo.

Note: Untuk VPS lokal IIX, akan membutuhkan waktu yang lebih lama.

Kalau proses install sudah selesai, silahkan coba akses kloxo: http://IP-Anda:7778/

default user: admin password: admin

Untuk demo nya sebelum menginstall silahkan coba ini: http://demo.kloxo.com:7778/

 

 

 

Cara menonaktifkan akun domain pada Kloxo

Bagaimana cara menonaktifkan suatu domain pada kloxo?

Langsung saja login ke Admin control panel Kloxo nya.

Kemudian pada menu Domain — pilih —> klik pada domain yang akan dinonaktifkan.

Kemudian klik icon “Disable”

disable-domain-kloxo

Selesai.

Silakan cek kembali website anda tersebut untuk akun domain yang sudah disable / suspend dari Kloxo.

Cara merubah setting Memory limit PHP pada server Apache

Memory limit adalah Alokasi memory server (RAM) untuk menghandle service Apache pada sebuah server yang mempengaruhi kecepatan loading website.

Secara default memory limit pada server Apache adalah 8Mb, cara mengubahnya adalah:

1. Buka SSH Dan login sebagai root
2. Edit file /etc/php.ini atau /usr/lib/php.ini dengan command editor favorite seperti:

root@user[~]# pico /etc/php.ini
root@user [~]# vi /etc/php.ini
root@user [~]# nano /etc/php.ini
root@user [~]# ee /etc/php.ini

Untuk memastikan lokasi php.ini server Anda, bisa menggunakan phpinfo.php.

3. Cari text
memory_limit = 8M ;  Maximum amount of memory a script may consume (8MB).

Silahkan di edit sesuai kebutuhan, Saran saya berdasarkan RAM yang ada pada server:
RAM         |     Memory Limit
RAM 1Gb = 32M
RAM 2Gb = 128M
RAM 3Gb = 256M
RAM 4Gb = 512M
RAM 5Gb = 1024M
dst…

Perlu di ingat bahwa, penulisan memory limit bukan menggunakan MB, tapi menggunakan M, seperti 64M, bukan 64MB.

4. Save file yang sudah di edit

5. Restart apache dengan command :
root@user [~]# /etc/init.d/httpd restart
atau
root@user [~]# service httpd restart

6. Selesai

Cara mengecek kapasitas usage disk dalam folder pada linux

Bagaimana cara mengetahui /cek besarnya kapasitas data dalam suatu folder di linux?

Langsung saja masuk root SSH:

[root@server1 /]# du -hs home/
29G home/
[root@server1 /]#

Maka yang ditampilkan tersebut di atas yaitu misalnya dilakukan pengecekan pada folder home, hasil pengecekannya sebesar 29G

Beberapa contoh command-command lainnya sbb:

du -h –max-depth=1 /var/log

1.3M    /var/log/dcpumon
1.2M    /var/log/bandwidth
3.6M    /var/log/sa
376K    /var/log/nginx
92M     /var/log

df -h

Filesystem           Size    Used    Avail    Use%    Mounted on
/dev/sda1            25G     20G     4.1G    83%      /
none                 256M    0       256M    0%       /dev/shm
/usr/tmpDSK          2.0G    153M    1.7G    9%       /tmp

du -h –max-depth=1 /home

2.4G    /home/virtfs
3.6G    /home

du -h –max-depth=1 /usr/local/apache/domlogs

4.0K    /usr/local/apache/domlogs/nxxx
92K     /usr/local/apache/domlogs/txxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/axxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/cxxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/ixxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/txxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/txxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/mxxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/dxxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/bxxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/cxxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/txxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/hxxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/txxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/axxx
4.0K    /usr/local/apache/domlogs/txxx
3.2M    /usr/local/apache/domlogs

 

 

 

Cara mengganti port SSH linux centOS

Bagaimana cara mengganti port SSH pada linux centOS?

Jika kita sudah memiliki VPS ataupun Dedicated Server, tentunya kita akan punya akses SSH. Default port SSH adalah 22, port ini adalah port yang umum digunakan. Agar port ini tidak dimasukkin oleh orang-orang usil atau bot, hendaknya port ini diganti menjadi selain 22, bisa diganti menjadi berapa saja. Misalnya jadi 122, 1876, 2723, dan lain-lain silakan bebas terserah anda saja, selama tidak bentrok dengan port-port utama lainnya yang sudah digunakan.

Cara mengganti port SSH sebagai berikut :

1. Login ke SSH dengan menggunakan putty

2. Ketikkan perintah : nano /etc/ssh/sshd_config

 #       $OpenBSD: sshd_config,v 1.73 2005/12/06 22:38:28 reyk Exp $

# This is the sshd server system-wide configuration file.  See
# sshd_config(5) for more information.

# This sshd was compiled with PATH=/usr/local/bin:/bin:/usr/bin

# The strategy used for options in the default sshd_config shipped with
# OpenSSH is to specify options with their default value where
# possible, but leave them commented.  Uncommented options change a
# default value.

#Port 22
#Protocol 2,1
Protocol 2
#AddressFamily any
#ListenAddress 0.0.0.0
#ListenAddress ::

3. Dari contoh di atas, Anda cukup perhatikan yang saya beri warna merah. Anda cukup ganti ‚Äú#Port 22‚ÄĚ dengan ‚ÄúPort 505‚ÄĚ jika Anda ingin mengubahnya menjadi port 505. Seperti contoh di bawah ini :

 #       $OpenBSD: sshd_config,v 1.73 2005/12/06 22:38:28 reyk Exp $

# This is the sshd server system-wide configuration file.  See
# sshd_config(5) for more information.

# This sshd was compiled with PATH=/usr/local/bin:/bin:/usr/bin

# The strategy used for options in the default sshd_config shipped with
# OpenSSH is to specify options with their default value where
# possible, but leave them commented.  Uncommented options change a
# default value.

Port 505
#Protocol 2,1
Protocol 2
#AddressFamily any
#ListenAddress 0.0.0.0
#ListenAddress ::

 

Kemudian tekan tombol CTRL + X untuk menyimpan.

4. Lalu restart SSH dengan perintah : /etc/init.d/sshd restart

5. Tutup Putty Anda, lalu cobalah login lagi ke SSH dengan port 505.

Demikian selesai sudah kita mengganti port default SSH menjadi custom port SSH yang kita inginkan pada VPS atau Dedicated Server sendiri. Selamat Mencoba pada akun VPS anda!

Cara mengganti root password SSH

Bagaimana cara mengganti password root dengan perintah SSH

Jika kita punya Dedicated Server atau Virtual Dedicated Server ataupun Virtual Private Server (VPS) yang sudah terinstall OS, misalkan Linux centOS. Kemudian root password nya ingin diganti dengan password yang baru. Berikut adalah cara mengganti root password VPS / Dedicated Server melalui SSH command.

Setelah anda login root SSH:

root[~]# passwd

enter
kemudian masukkan password root baru , enter
masukkan lagi password konfirmasi ulang, enter

Demikian selesai sudah mengganti root Password Server anda.